Thursday, November 5, 2009

KITA PELAKON DAN KITA BERSANDIWARA





KITA PELAKON DAN KITA BERSANDIWARA


Sekaligus kita juga seorang sutradara.Kita juga pengarahnya.Hero atau heroin,kita juga pilih.Kita hiaskan pentas,kita lakarkan envoirenmentnya.Aksi dan dialog justera kita jugalah ator tatacaranya.Karya kita menjadi begitu banyak.Sebab kita terlalu gigih menulis skripnya.Saban hari di saban waktu kita tak leka.Kita manfaatkan sepenuhnya berkarya.Koleksi karya drama2 kita dibukukan dan akan dipertotonkan di pentas akhirat nanti.

Apakah buku cerita kita itu bagus untuk insparasi indah bagi para waris kita dan pembaca2 lainnya ? Segala bebanan yang dihiasi rupa2nya ialah topeng2 dunia yang ditinggalkan.Satu bagasi yang besar dan berat.Ia mesti dipikul di akhirat.Bagasi dunia yang lakonkan dulu.Ia dinilai.Dan anugerahnya tetap ada.Mesti terima anugerahnya : Yang baik atau yang buruk

Kena yakinkan diri berkarya yang memberi nilai positif.Pikiran kita mengundang segala yang ujud dalam karya.Kalau pikir sihat,sihatlah karya kita. Pikir sakit,sakitlah karya kita.Pikir gagal,gagallah karya kita.Jadilah diri kita diri sendiri.Setiap kita ada keistemewaan sendiri.Canailah keistemewaan itu.Lakonkannya .Dah tentu sekali memberi satu output yang cukup hebat dan mengkagumkan.Kitalah penulis ceritanya,kitalah pelakonnya.Kitalah seorang sutradara yang berjaya.

So goes the saying THE WORLD IS JUST A STAGE.

2 comments:

Leenoh said...

Salam.

Sdr.Pak Cha kalau nak berlakon kena pandai pilih skrip kerana pengarah mengarah ikut skrip.
Kalau ada adegan terjun, pelakon kena terjun...bahaya tu....he3.

NGINAP SRENGENGE said...

salam leenoh,

skrip kita ialah Alquran dan hadis.

selamatlah hidup,selamatlah mati.