Saturday, June 6, 2009

MAT JAIS PERNAH MENDENDANGKAN LAGU 'GELISAH'


DUNIA MODEN,DUNIA GELISAH


Semua orang mau ketenangan jiwa,tapi tak semua mencapainya.Majoriti yang tak tenang.Yang kaya pun tak tenang ,lebih2 lagi yang miskin.Ada2 saja yang datang menghimpit.Yang itulah,yang inilah.Buat diri jadi bingong.Nak dapat 100% tenang,mustahil.Ada riak tersimpan dalam hempedu.Ada denyutan masuk ke ruas2 nadi.Ada jentikan menghenyak lubok kalbu dan sekurang2nya ada cacing2 rambu mengkerobek di pinggir jubur.Ada2 saja.Dimana2 saja.Pada setiap masa dan pada bila2 masa.Lebih2 lagi dunia sekarang,yang menunggu masa untuk the big bang.


Selepas big bang gelisah menjelma pula di mashyar.Cukup dahsyat dan lebih dahsyat.Dengan panjangnya masa gelisahan ,menambahkan derita sederita-ritanya.Kependekan masa diberi di dunia,untuk meringkaskan ibadat yang valuenya tak terhingga diterima Allah.Manusia jarang merebutnya.Mereka rasa lebih enak berebut dunia.Dunia dapat dilihat,dapat dirasa dan dapat dijamah.Mereka terhijab dengan akhirat.Mereka dibelenggu oleh syaitan,oleh manusia yang menjadi kroni dan agen2 tetap para syaitan.Kaya dunia nampak lebih megah,kuasa didunia nampak lebih hebat,hidup di dunia nampak lebih kekalnya berbanding di akhirat.Syok sikit di dunia membuatnya lalai dari pahitnya siksa diakhirat.


Pandai2lah menguruskan jiwa.Baikilah organ2 yang sakit.Bajailah roh dalam diri dengan macam2 ibadat.Luruskan matahati supaya nampak lebih jauh dari alam yang fana ini.Seperti pernah saya katakan : biar kelmarin,hari ini dan esok berlalu , tapi kita jangan berhenti..
Wallahuaklam.

3 comments:

jalaluddin said...

Kita jangan berhenti sehingga tuhan yang menghentikan kita pak cha.

Anonymous said...

Betul2. kalau tuhan yang stopkan kita, nak buat macam mana lagi. Terpaksa surender dengan Allah juga akhirna.

NGINAP SRENGENGE said...

terimakasih kerana sanggup memberi respon.

perjalanan kita tidak ada hentinya.

itulah anugerah Allah pada makhlukNya yang bergelar 'hamba'.